Sebagai kelanjutan album sebelumnya This Is War, 30 Seconds To Mars segera mengerjakan album ke-4 mereka setelah menyelesaikan tur Closer To The Edge di tahun 2011. Bulan April 2012 mereka memulai proses rekaman di studio.
Dirilis 17 Mei 2013 kemarin. Love Lust Faith + Dreams adalah album ke-4 dari 30 Second To Mars. Musik untuk album terbaru mereka ini masih seperti album This Is War, dengan tambahan musik synthesizers yang mendominasi keseluruhan album.
Mari kita simak review setiap track yang ada di album Love Lust Faith + Dreams ini.
1. Birth
Birth dibuka dengan suara terompet, dan suara sang vokalis yang mulai bernyanyi dengan kata-kata “i will save you from yourself” tapi tampaknya lagu ini tidak bisa menolong Jared Leto sendiri dari lagu yang mirip dengan aransemen musik untuk bandMuse.
Birth dibuka dengan suara terompet, dan suara sang vokalis yang mulai bernyanyi dengan kata-kata “i will save you from yourself” tapi tampaknya lagu ini tidak bisa menolong Jared Leto sendiri dari lagu yang mirip dengan aransemen musik untuk bandMuse.
2. Conquistador
Seperti beberapa lagu di album-album 30 Second To Mars sebelumnya, lagu ini melibatkan sekelompok orang untuk turut bernyanyi/teriak. Lagunya menyiratkan kemarahan, tapi dalam lagu ini, kita bisa mendengar musik 30 Second To Mars yang pernah kita kenal.
Seperti beberapa lagu di album-album 30 Second To Mars sebelumnya, lagu ini melibatkan sekelompok orang untuk turut bernyanyi/teriak. Lagunya menyiratkan kemarahan, tapi dalam lagu ini, kita bisa mendengar musik 30 Second To Mars yang pernah kita kenal.
3. Up In the Air
Untuk single pertamanya, Up In The Air memang mewakili keseluruhan album. Nuansa yang saya dapat ketika mendengarkan lagu ini adalah, ngeri, sedikit aneh, dan mengingatkan saya pada salah satu film yang pernah dibintangi Jared Leto sendiri yaituAmerican Psycho.
Untuk single pertamanya, Up In The Air memang mewakili keseluruhan album. Nuansa yang saya dapat ketika mendengarkan lagu ini adalah, ngeri, sedikit aneh, dan mengingatkan saya pada salah satu film yang pernah dibintangi Jared Leto sendiri yaituAmerican Psycho.
4. City Of Angels
Mungkin hanya para remaja yang bisa menikmati dengan total lagu City Of Angels ini, namun tempo melodi dalam lagu ini justru terdengar cantik ketika melambat.
Mungkin hanya para remaja yang bisa menikmati dengan total lagu City Of Angels ini, namun tempo melodi dalam lagu ini justru terdengar cantik ketika melambat.
5. The Race
Kembali terdengar suara sekelompok orang yang bernyanyi dalam The Race. 30 Second To Mars yang kita kenal.
Kembali terdengar suara sekelompok orang yang bernyanyi dalam The Race. 30 Second To Mars yang kita kenal.
6. End of All Days
End of All Days adalah jawaban 30 Seconds To Mars untuk hari kiamat, berupa lagu sedih dengan piano dan perkusi.
End of All Days adalah jawaban 30 Seconds To Mars untuk hari kiamat, berupa lagu sedih dengan piano dan perkusi.
7. Pyres of Varanasi
Intro lagu ini terdengar seperti musik yang biasa digunakan untuk trailer film. Dramatis.
Intro lagu ini terdengar seperti musik yang biasa digunakan untuk trailer film. Dramatis.
8. Bright Lights
Lagu Bright Lights lebih lembut dibanding materi lain yang ada di album ini. Romantis.
Lagu Bright Lights lebih lembut dibanding materi lain yang ada di album ini. Romantis.
9. Do or Die
Dengan potongan lirik yang kuat dan suara synthesizers yang mendominasi, 30 Seconds To Mars memang tepat memilih sound seperti ini untuk musik mereka.
Dengan potongan lirik yang kuat dan suara synthesizers yang mendominasi, 30 Seconds To Mars memang tepat memilih sound seperti ini untuk musik mereka.
10. Convergence
Lagu yang diciptakan Shannon Leto ini menjadi penyegar untuk keseluruhan album agar tak terdengar monoton.
Lagu yang diciptakan Shannon Leto ini menjadi penyegar untuk keseluruhan album agar tak terdengar monoton.
11. Northern Lights
Lagu yang gelap memang terdengar tepat jika disandingkan dengan lirik yang sinis yang biasa ditulis oleh Jared.
Lagu yang gelap memang terdengar tepat jika disandingkan dengan lirik yang sinis yang biasa ditulis oleh Jared.
12. Depuis Le Début
Lirik tentang darah dan musik yang futuristik membuat lagu ini kembali terdengar sinematik.
Lirik tentang darah dan musik yang futuristik membuat lagu ini kembali terdengar sinematik.
Walau tak terlalu mengalami perubahan yang berarti dibanding album sebelumnya, This Is War, dalam album Love Lust Faith + Dreams ini, 30 Seconds To Mars tidak menghilangkan ciri khasnya. Musik-musik yang sinematik dan lirik yang sinis menjadikan album ini cukup menarik untuk dinikmati.
Simak kembali video untuk single pertama dari album ini, Up In the Air : http://punta-ramadhana16.blogspot.com/2014/02/thirty-seconds-to-mars-up-in-air.html

0 komentar:
Posting Komentar